• Jelajahi

    Copyright © RADAR POLITIK
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kematian Awal Nasution Disorot, Cipayung Plus Desak Pengusutan Menyeluruh

    Radar Nusantara
    Jumat, 27 Februari 2026, Februari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-02-27T14:15:22Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Kematian Awal Nasution Disorot, Cipayung Plus Desak Pengusutan Menyeluruh




    Asahan – Kematian Awal Nasution kini menjadi sorotan publik. Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kabupaten Asahan menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam penanganan peristiwa tersebut, khususnya terkait proses pencarian korban.



    Berdasarkan informasi yang dihimpun, pencarian terhadap korban tidak dilakukan pada hari kejadian. Proses tersebut justru disebut-sebut baru dilakukan pada keesokan harinya.



    Penundaan inilah yang kini memicu pertanyaan dan spekulasi di tengah masyarakat.



    Cipayung Plus menilai, dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa, respons cepat aparat menjadi faktor krusial.



    Keterlambatan tindakan dinilai dapat berdampak fatal dan berpotensi mempersempit peluang penyelamatan.


    Tak hanya itu, dalam perkembangan isu yang beredar, muncul dugaan adanya keterlibatan oknum aparat berinisial Aipda R. 



    Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara detail posisi dan peran oknum tersebut dalam peristiwa yang berujung pada kematian korban.



    Atas kondisi itu, organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), secara tegas mendesak Kapolres Asahan untuk membuka secara terang benderang seluruh fakta yang ada.



    Mereka meminta dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jajaran yang bertugas saat kejadian, termasuk mengklarifikasi alasan penundaan pencarian. Selain itu, dugaan keterlibatan oknum juga diminta untuk ditangani secara profesional dan transparan.
    Sejauh ini, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan resmi terkait kronologi detail maupun klarifikasi atas dugaan yang beredar. 




    Publik pun menanti langkah konkret aparat penegak hukum untuk memastikan bahwa proses pengusutan berjalan objektif dan akuntabel.



    Cipayung Plus menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga seluruh fakta terungkap dan keadilan bagi korban benar-benar ditegakkan.( TIM) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini