Kombes Pol. M. Reza Chairul Akbar Sidiq Dirlantas Polda Sumbar Masuk Dua Besar Kandidat Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
PADANG – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat Kombes Pol. M. Reza Chairul Akbar Sidiq masuk dua besar kandidat perwira Polri dalam seleksi Komandan Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.
Capaian tersebut menjadi perhatian jajaran Polda Sumbar sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Barat. Namun, posisi dua besar tersebut belum menjadi penetapan final karena keputusan mengenai komandan upacara masih menunggu mekanisme resmi pihak berwenang.
Sebelumnya, Reza masuk dalam daftar 10 perwira terbaik Polri yang mengikuti rangkaian seleksi tingkat nasional. Proses seleksi kemudian mengerucut hingga menyisakan dua kandidat dari unsur Polri yang selanjutnya bersaing bersama personel pilihan TNI-Polri untuk mendapatkan kepercayaan memimpin salah satu upacara kenegaraan terpenting dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Reza menjalani pembinaan dan seleksi intensif di Jakarta sejak 27 Juli 2026. Tahapan tersebut meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, postur, psikologi, hingga kemampuan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Para kandidat juga menjalani latihan bersama perwira pilihan TNI dengan penekanan pada ketepatan gerakan, kekompakan, ketegasan, disiplin, serta kemampuan komando.
Bagi Reza, proses tersebut bukan sekadar persoalan prestasi atau prestise, melainkan amanah yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental serta tanggung jawab besar.
“Ya, Insyaallah. Mohon doanya. Ini merupakan amanah yang sangat besar,” ujar Reza melalui sambungan telepon kepada awak media, Rabu (12/8/2026).
Pengalaman Reza dalam tugas kenegaraan juga bukan kali pertama. Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tersebut pernah dipercaya sebagai Komandan Kelompok Pengibar Bendera Pusaka (Dankibraka) pada 2011.
Pengalaman tersebut menjadi modal dalam memahami tuntutan upacara kenegaraan yang membutuhkan ketepatan gerakan, kedisiplinan dan kemampuan memimpin pasukan.
Apabila nantinya ditetapkan sebagai komandan upacara, Reza akan memimpin prosesi Detik-Detik Proklamasi di hadapan Presiden RI, pejabat negara, tamu kehormatan dan masyarakat. Namun, penetapan resmi tetap menjadi kewenangan pihak terkait.
Bawa Semangat “Polantas Rancak Bana” ke Tingkat Nasional
Sebagai Dirlantas Polda Sumbar, Reza selama ini menjalankan tugas pelayanan, pengaturan, pengamanan dan rekayasa lalu lintas. Semangat tersebut turut menjadi bagian dari citra pelayanan Polantas Sumbar melalui slogan “Polantas Rancak Bana”.
Bagi jajaran Polantas Polda Sumbar, capaian Reza di tingkat nasional dinilai menjadi energi positif sekaligus representasi profesionalisme personel dalam menjalankan tugas dan amanah.
Reza menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan, jajaran dan masyarakat yang diberikan selama proses seleksi.
“Alhamdulillah, ini semua atas izin Allah SWT, doa orang tua, serta dukungan penuh dari pimpinan dan rekan-rekan di Polda Sumbar,” tuturnya.
Kini, perhatian jajaran Polda Sumbar dan masyarakat Ranah Minang tertuju pada proses penetapan di Jakarta. Terlepas dari hasil akhir seleksi, masuknya Reza dalam dua besar kandidat menjadi capaian tersendiri bagi institusi dan menjadi bagian dari perjalanan pengabdian perwira Polri tersebut di tingkat nasional
(Fata/Dhiva)






