Notification

×

PEMRED

Iklan

Tag Terpopuler

SDABMBK Medan Tingkatkan Kapasitas Pelaku Konstruksi Melalui Bimtek RKK, Dorong Infrastruktur Aman dan Zero Accident

Kamis, 11 Juni 2026 | Juni 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-12T06:46:46Z
Foto: Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, S.STP., M.T., bersama jajaran dan peserta berfoto bersama usai pembukaan Bimtek Pembinaan Badan Usaha Jasa Konstruksi dan Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) di Hotel Madani Medan. Kegiatan yang berlangsung pada 9–11 Juni 2026 ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku jasa konstruksi dalam mewujudkan proyek yang aman, berkualitas, dan zero accident. 
(Radar Politik)


Medan, (Radar Politik) – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Badan Usaha Jasa Konstruksi dan Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan proyek infrastruktur di Kota Medan.


Teks keterangan Foto : Kepala Bidang Bina Konstruksi SDABMBK Kota Medan, Fakhrul, S.T., M.M. Saat di Wawancarai di Aula Lantai 2 Hotel Madani Kamis Siang (11/6/2026) Usai Penutupan Bimtek Pembinaan Badan Usaha Jasa Konstruksi dan Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) di Hotel Madani Medan. Kegiatan yang berlangsung pada 9–11 Juni 2026 ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku jasa konstruksi dalam mewujudkan proyek yang aman, berkualitas, dan zero accident. 
(Radar Politik)


Kegiatan yang berlangsung di Hotel Madani Medan yang sudah dibuka oleh Kadis SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi S.S.T.P. M.T selama 3 Hari pada 9–11 Juni 2026 tersebut diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari penyedia jasa konstruksi, kontraktor, konsultan pengawas, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Medan..


Bimtek menghadirkan narasumber dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Sumatera Utara dan tenaga ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi, termasuk Ir. Johannes Wahyu Kusumosusanto, M.UM., yang menjabat sebagai Direktur Bina Penataan Bangunan pada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum. Materi yang diberikan meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, hingga simulasi penyusunan dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi untuk pekerjaan gedung dan jalan.


Kepala Dinas SDABMBK Medan Khairul Azmi Melalui Kepala Bidang Bina Konstruksi SDABMBK Kota Medan, Fakhrul, S.T., M.M., menegaskan bahwa penyusunan RKK merupakan bagian penting dalam setiap pelaksanaan proyek konstruksi dan tidak boleh dipandang hanya sebagai dokumen administrasi semata.


“Dengan RKK yang baik, kita dapat memastikan pekerja pulang dengan selamat, proyek selesai tepat waktu, dan anggaran terserap sesuai rencana. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Medan dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi secara konsisten,” ujarnya saat ditemui awak media di Hotel Madani Medan, Kamis (11/6/2026).


Fakhrul menjelaskan bahwa keselamatan konstruksi harus direncanakan sejak tahap awal melalui sistem manajemen yang baik serta mitigasi risiko yang terukur.


“Peserta dibekali kemampuan menyusun dokumen keselamatan konstruksi dan menerapkannya dalam pelaksanaan pekerjaan. Harapannya, setiap proyek tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mewujudkan zero accident,” katanya.


Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan menyamakan persepsi antara pelaku jasa konstruksi dan OPD yang melaksanakan pekerjaan konstruksi, seperti Dinas SDABMBK, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Lingkungan Hidup. Dengan demikian, pengawasan terhadap penerapan aspek keselamatan kerja dapat berjalan lebih optimal.


Melalui kegiatan tersebut, SDABMBK Kota Medan berharap seluruh peserta mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensinya dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan infrastruktur yang aman, tertib, berkualitas, dan berkelanjutan.


Bimbingan Teknis (Bimtek) yang ditutup pada Kamis (11/6/2026) ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Jasa Konstruksi SDABMBK Kota Medan Tahun 2026, sekaligus implementasi amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi serta Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).


Di tempat terpisah, Anwar yang merupakan peserta Bimtek sekaligus Konsultan Pengawas Proyek mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya penerapan standar keselamatan konstruksi, penguatan tata kelola proyek, serta peningkatan kapasitas badan usaha jasa konstruksi.


“Melalui kegiatan ini, para pelaku jasa konstruksi memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik terkait penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai regulasi, mengutamakan aspek keselamatan kerja, serta menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.


Anwar menilai salah satu materi yang paling penting adalah penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang ke depan diharapkan semakin terintegrasi dalam sistem pelaksanaan proyek konstruksi.


“Melalui Bimtek ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Penerapan sistem yang terintegrasi nantinya akan membuat tata kelola pekerjaan konstruksi menjadi lebih tertata, terukur, disiplin, dan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku,” katanya.


Ia menambahkan bahwa penguatan budaya keselamatan kerja menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan proyek sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan kerja di lapangan.


Sebagai praktisi di bidang pengawasan proyek, Anwar berharap hasil Bimtek dapat diimplementasikan secara nyata oleh seluruh pemangku kepentingan sehingga budaya keselamatan kerja semakin kuat dalam setiap tahapan pembangunan infrastruktur di Kota Medan.

( Jasrial/Red)






×
Berita Terbaru Update