Medan, (Radar Politik) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan Rapat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Zona Integritas serta persiapan kegiatan menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kepala Lapas Kelas I Medan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Dinas Kepala Lapas Kelas I Medan terkait monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta persiapan data dukung pembangunan Zona Integritas periode April sampai Juni (B06) .
Rapat dipimpin oleh Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas Lapas Kelas I Medan, Marlia Rezeki Santoso, serta diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.
Dalam arahannya, Marlia Rezeki Santoso menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas harus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan melalui kerja sama seluruh jajaran. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan meraih predikat WBK/WBBM tidak hanya bergantung pada kelengkapan administrasi, namun juga pada perubahan pola kerja, integritas pegawai, serta kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, para Ketua Pokja masing-masing menyampaikan penguatan kepada seluruh anggota tim agar setiap area perubahan dijalankan secara optimal, mulai dari penguatan manajemen perubahan, penataan tata laksana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, optimalisasi fungsi pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Para Ketua Pokja menekankan pentingnya sinergi, kedisiplinan, serta komitmen bersama dalam pemenuhan data dukung dan implementasi nyata pembangunan Zona Integritas sebagai upaya mewujudkan satuan kerja yang bersih, akuntabel, dan profesional.
Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung dengan tertib dan interaktif serta menjadi momentum evaluasi capaian kinerja sekaligus langkah strategis dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran menuju Zona Integritas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Medan terus menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sebagai bagian dari reformasi birokrasi Pemasyarakatan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik. (Dhiva Z/Red)





